728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Jumat, 26 April 2019

Penghina Prabowo-Sandi di FB Dibebaskan Polrestabes makassar

SulselNews-Karyawan marketing Hotel Claro makassar yang dituduh menghina Prabowo-Sandi melalui akun Faceboknya kini dibebaskan Polrestabes Makassar setelah meminta maaf kepada FPI dan Sekber Badan Pemenangan Nasional ( BPN ).
  
Penerimaan permintaan maaf karyawan Hotel Claro itu resmi diterima setelah FPI dan Sekber BPN mencabut laporan pengaduan terhadap michael di Polrestabes makassar pada hari Kamis Malam 25/4/19. Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, membenarkan adanya pencabutan laporan tersebut. Dia mengatakan polisi telah memediasi dan mempertemukan kedua belah pihak, yakni pelapor dan terlapor, terkait kasus penghinaan di media sosial tersebut dan telah membuat Laporan Permintaan Maaf saudara Michael kepada pihak Pelapor.

Ketua DPW FPI Makassar yang terjun langsung dalam penarikan laporan itu juga membenarkan bahwa pihak FPI dan Sekber BPN Sulsel telah menerima permintaan maaf saudara Michael.  Habib hamid mengatakan ini adalah pelajaran berharga bagi siapapun yang mencoba menggunakan media sosial dengan tidak benar.
  
"Ya, benar kami dari FPI mencabut laporan Polisi (LP) yang dua hari lalu kita buat.  Kami menerima permintaan maaf saudara Michael." ungkap Habib Hamid di Markas FPI Jl. Andi Tonro Makassar, Sulawesi selatan 25/4/19 malam.

Terlihat di Markas FPI hadir Terlapor Michael yang didampingi oleh ayahnya, juga Habib Hamid, Empat orang Pihak Kepolisian Polres Tabes Makassar, Ketua DPC FPI Rappocini Andi Ms Hersandy, Wakil Ketua DPD FPI Sulsel Uzt. Firdaus, Ketua Sekber BPN Sulsel Nasrun Tajuddin serta beberapa orang laskar.
  
Lebih lanjut Ketua FPI Makassar ini mengatakan bahwa ia menerima permintaan maaf saudara Michael karena tak ingin ada kegaduhan di Makassar, disamping itu sebagai ormas Islam yang cukup disegani di Sulsel tak ada salahnya FPI muncul sebagai ormas yang Pemaaf, selalu mengedepankan Ukhuwa Islamiyah meskipun dalam hal Agama berbeda keyakinan.
  
Habib Hamid juga menghimbau kepada seluruh lapirsan Masyarakat Agar Makassar dijadikan sebagai salah satu Contoh daerah yang Pra dan Pasca Pemilu sebagai kota yang damai. Habib hamid dalam beberpa rilisnya di media online selalu meminta dan menekankan kepada Penyelenggara Pemilu agar berlaku Jujur dan Adil agar tercipta Kedamaian.   

Ketua Sekber BPN yang menandatangani laporan Polisi pertanggal 22 April 2019 mengungkapkan alasan sehingga menerima permintaan Maaf saudara Michael.
  
"kita sebagai yg beragama islam ketika org sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf kita harus memaafkan." kata Nasrun

Selain itu Ketua Sekber BPN ini juga mngedepan menjaga stabilitas keamanan NKRI terkuhusus Makassar, Sulawesi selatan.
  
"kedua untuk menjaga stabilitas keamanan di Indonesia khususnya makassar kami ingin mengedepankan suasana aman dan kondusif itulah salah satu kekuatan pendukung Prabowo-Sandi walaupun di-zolimi yg jelas dia sudah meminta maaf ke Bpk Prabowo, Satgas BPN Sulsel, FPI serta kepada seluruh pendukung Prabowo Subianto," jelas Nasrun
Sementara itu Ketua DPC FPI Rappocini, Andi Ms Hersandy dimana Tempat Kejadian Perkara Hotel Claro wilayah kedudukannya mengatakan penerimaan Minta Maaf saudara michael menggambarkan FPI itu sebagai ormas yang pemaaf dan bukan Ormas Anarkis seperti image orang-orang selama ini. FPI kali ini akan selalu mengedepankan interaksi saling berkomunikasi disetiap tindakan.
  
Andi Ms Hersandy juga mengatakan bahwa andaikata FPI Anarkis dan Brutal, kemungkinan saudara Michael akan bersimpah darah sebelum dilaporkan ke pihak berwajib.  Menurutnya FPI tidak melakukan hal itu karena FPI kali ini akan hadir untuk selalu taat kepada hukum yang berlaku apalagi jika penegak hukum juga melakukan tidakan hukum dengan yang sebenar-benarnya.
  
Selain itu, Wakil ketua DPD FPI Sulsel, Uzt. Firdaus Malie yang juga dimintai keterangannya hanya mengungkapkan bahwa Islam terkhusus FPI dan BPN selaku pendukung pasangan nomor urut 02 adalah tim yanmg penuh dengan Pemaaf.

Untuk Diketahui sebelumnya, Michel Wijaya mengunggah meme dengan foto Prabowo di Facebook-nya pada 19 April 2019 lalu. Kata-kata dalam meme itulah yang dianggap menghina capres nomor urut 02 itu dan dinilai menyebarkan ujaran kebncian.  Michael Wijaya dilaporkan ke polisi oleh Front Pembela Islam (FPI) karena dianggap menghina Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal ini dipicu status Michael di Facebook tanggal 19 April 2019 dan ditahan pihak kepolisian Polrestabes Makassar hari itu juga.


@2019. Sakti
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Penghina Prabowo-Sandi di FB Dibebaskan Polrestabes makassar Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan