728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Minggu, 19 Mei 2019

Relawan RS-02: FPI Bukan Balik Haluan Tapi Gubernur Yang Kurang Tanggap



SulselNews.Online-Buka puasa bersama yang digagas oleh MUI Sulawesi selatan dengan Thema "Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama MUI dengan seluruh Elemen Masyarakat Dalam Mewujudkan Sulsel Aman, Sejuk dan Damai" di Hotel Claro 17/5/19 yang dihadiri Gubernur, Nurdin Abdullah mengajak seluruh masyrakat Sulsel untuk menolak People Power yang rencana akan diadakan pada tanggal 22 Mei 2019 bertepatan dengan Pengumuman Hasil Pilpres 2019 oleh KPU RI.
  
Dalam sambutaannya Nurdina Abdullah mengatakan bahwa "Pemerintah Sulsel menolak keras people power. Kehadiran kita semua di sini untuk mendong pemprov menyatakan sikap menolak people power,”
  
Menanggapi hal tersebut salah satu relawan Paslon 02, RS 02 menyebutkan bahwa ajakan gubernur untuk menolak keras People Power atas nama Pemrov Sulsel itu sah-sah saja.  Tak ada yang salah yang salah itu hanya momennya tidak tepat karena dilakukan pada saat undangan berbuka puasa bersama bukan undangan untuk deklarasi.
  
Namun ketua RS-02 berpendapat, "Bagaimana mungkin Nurdin Abdullah mengajak Masyarakat Sulsel menolak People Power sementara dia itu pendukung panatik Paslon 01.  Dia itu sudah kalah, bukankah dia telah mengajak Masyarakat Sulsel untuk memilih Jokowi-Ma'ruf ?.tapi pada keyataannya Paslon 02 Menang di Makassar dan Sulsel umumnya.  Suatu bukti bahwa sebagian besar masyarakat Sulsel tak mendengar lagi ajakannya,"

"Sekedar diketahui bahwa dalam acara yang bertajuk Berbuka bersama itu tak ada Relawan 02 satupun yang hadir, jika ada yang hadir berarti hanya nebeng dan tidak punya undangan. Menyangkut kehadiran FPI, kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD FPI Sulsel bahwa itu adalah jebakan bagi FPI. FPI tidak pernah surut dari Perjuangan Untuk menegakkan kedaulatan Rakyat secara konstitusional dan tidak melanggar undang-undang," jelas ketua RS-02, Andi Ms Hersandy 

"Jika ada bahasa dalam media mengatakan 13 tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sepakat menolak keras people power itu hanya sekedar bahasa, saya yakin FPI yang termasuk didalamnya tridak sependapat dengan Gubernur.  People Power yang dimaksud gubernur entah yang bagaimana ? selama ini Sulsel selalu aman-aman saja." jelasnya lagi


Terkait adanya berita yang beredar di Medsos Bahwa FPI Sulsel balik Haluan, Ketua RS-02,  sebagai parner FPI selama ini dalam berjuang untuk Paslon 02 menganggap itu isu murahan, Ajakan untuk seruan menolak keras People Power oleh Gubernur saat FPI hadir diacara Bukber tersebut, mestinya Gubernur tahu bahwa FPI selalu memerangi Amar Ma'ruf Nahi Mungkar, mestinya pak Gubernur tahu sikap FPI selama ini, jadi menurutnya "FPI Bukan Balik Haluan Tapi Gubernur yang Kurang Tanggap,"
  
Menyangkut Aksi yang akan dilakukan di Jakarta pada tanggal 22 Mei mendatang, Meski RS-02 tidak mengirimkan relawannya, mereka hanya memanjatkan Doa semoga aksi berlangusung dengan aman dan damai, RS-02 mengakui tak ikut dalam aksi tersebut.
  
Sementara itu, ketua DPD FPI ketika dihubungi membenarakan bahwa FPI tidak sependapat dengan perkataan Gubernur yang mengatakan menolak People Power.  Sejatinya FPI selalu berkomimen memperjuangkan Kedaulatan Rakyat.  Terkait kehadiran FPI dalam acara itu, FPI membantah kalau FPI hadir untuk mendukung ucapan Mantan Bupati Bantaeng itu.
  
"Tidak ada stetmen saya mendukung, saya hadur cuma menghargai undangan buka puasa dari MUI, tak ada urusan dengan seruan gubernur," kesal Habib.

Bahkan menurut Ketua FPI Sulsel Habib Muchsin Alhabsy sangat- sangat terkejut ketika hal itu diserukan pak gubernur saat sambutan pada acara buka bersama dan silaturahmi Ormas dan MUI Sulsel pasalnya undangan yang diterima hanya sifatnya buka puasa dan silaturahmi. Apalagi ada petisi sejuk dan damai yang ditanda tangani yang tidak ada dalam agenda undangan.
  
"Kehadiran FPI Sulsel pada acara buka bersama dan silaturahmi Ormas dan MUI Sulsel dihotel Claro juma't 17/5/19 kemarin karena menghargai undangan MUI Sulsel untuk buka puasa dan silaturahmi yang tidak ada kaitannya dengan People power dan penandatanganan petisi,".tutup Habib Muchsin

# Red: Alfin
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Relawan RS-02: FPI Bukan Balik Haluan Tapi Gubernur Yang Kurang Tanggap Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan