728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Sabtu, 13 Juli 2019

Menantu, Ipar dan Adik Gubernur Sulsel Semua Dapat Proyek

Nurdin Abdullah KKN

SulselNews-Dalam sesi sidang Pansus Hak Angket dengan mantan Kepala Bina Marga dan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel Jumras, terungkap selama 7 bulan Jumras menjabat, dia telah memberikan sebanyak 17 paket proyek ke kerabat Nurdin Abdullah, yakni adik, ipar dan anak mantunya.

Jumras, diancam akan dipenjarakan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA). Hal itu lantaran menyusul penjelasan Jumras di sidang Hak Angket DPRD Sulsel, menolak meminta maaf dan menanggapi ancaman dipenjarakan tersebut dengan rileks dan santai.Bahkan sebelum disidangkan di hak angket terlebih melalui prosesi sumpah diatas Al-quran dan Kitab. Oleh sebab itu, Jumras menjelaskan apa yang dialami selama ini, ia seraya menegaskan dirinya tidak akan meminta maaf ke Gubernur karena apa yang dijelaskan di sidang hak angket benar adanya.

Jumras menegaskan, dirinya menolak meminta maaf kepada Gubernur dengan alasan pertama, yang memfitnah dan menuduh Gubernur adalah Anggu, Feri dan Sumardi kakak Wagub yang kini Kadispenda Pemprov Sulsel.  Sebab Anggu yang bilang dia bersama Feri sudah membantu Rp 10 miliar biaya kampanye pak Gubernur Nurdin Abdullah di Pilkada2018

Sementara itu Aliran 17 proyek ke keluarga dekat Nurdin, disampaikan pula oleh Jumras dalam rapat tertutup panitia hak angket di DPRD Sulsel. Sejumlah panitia hak angket yang enggan disebutkan namanya membocorkan masalah ini ke publik.

“Salah satunya, tentang diri Jumras yang menjabat Kadis Binar Marga selama tujuh bulan, dia sudah diberikan 17 paket proyek penunjukan langsung ke keluarga Nurdin Abdullah,” kata anggota panitia hak angket yang meminta namanya dirahasiakan.

Lima PL mengalir ke menantu gubernur bernama Mirza, lima paket untuk Taufik Fachruddin yang merupakan adik ipar gubernur, sementara tujuh paket untuk Mega dan Rilman yang merupakan adik gubernur.

“Catatan Pak Jumras jelas sekali kapan mereka minta, dan apa nama paket PL itu,” tambah salah satu nggota DPRD Sulsel yang berharap keluarga gubernur tersebut dipanggil panitia hak angket.

Ketua panitia hak angket, Kadir Halid tak menampik pembagian proyek tersebut mengalir ke kerabat gubernur.  Kadir bahkan mengatakan, bahwa keluarga gubernur tersebut bahkan mendesak untuk diberikan proyek yang dianggarkan pada tahun berjalan.

“Kasihan Pak Jumras, dia tertekan karena yang minta proyek keluarga dekat gubernur, dan mereka mendesak dikasi yang dianggaran berjalan 2018 lalu,” kata Kadir seraya berharap agar semua yang diundang panitia hak angket berbicara kebenaran dan kejujuran.

Menurut Kadir, dari keterangan Jumras, panitia hak angket bisa mendalami banyak hal dan akan disandingkan dengan keterangan pihak-pihak yang akan diundang nantinya.

“Data yang kami temukan banyak, sehingga banyak yang perlu dikonfirmasi kebenarannya pada orang-orang yang akan kami undang,” kata Kadir sembari menegaskan pihak yang diundang akan dipanggil paksa jika mangkir.

Kadir yang juga politisi Golkar itu menilai, ancaman dari NA ke bawahanya itu ditanggapi oleh panitia hak angket DPRD Sulsel tidak boleh terjadi. Oleh karena itu Kadir menyarankan Jumras melaporkan tindakan ancaman Nurdin Abdullah kepada pihak kepolisian.

Panitia hak angket mengaku tak ingin campuri ancaman Nurdin Abdullah kepada Jumras. Namun pihaknya siap memberikan perlindungan kepada Jumras sebagai saksi yang memberi keterangan dalam sidang hak angket.

@2019: isw

loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Menantu, Ipar dan Adik Gubernur Sulsel Semua Dapat Proyek Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan