728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Jumat, 30 Agustus 2019

Iuran BPJS Kesehatan Naik Jadi Rp 160.000 Per Orang


BPJS Naik Jadi 160.000

SulselNews.Online-Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengatakan bahwa iuran BPJS Kesehatan akan dinaikkan berdasarkan usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Besaran kenaikan iuran BPJS Kesehatan adalah untuk peserta penerima bantuan iuran (PBI) dan non PBI kelas 3 sebesar Rp 42.000 per bulan per orang. Sedangkan kelas 2 sebesar Rp 110.000 per bulan per orang, dan kelas 1 sebesar Rp 160.000 per bulan per Orang.

Menanggapi hal tersebut, Timboel Siregar, Koordinator Advokasi BPJS Watch mengatakan bahwa kenaikan iuran yang mencapai 100 persen itu bisa menjadi kotra produktif dan berdampak besar khususnya bagi peserta mandiri.

Timboel menyebut ada dua dampak buruk yang mungkin bisa terjadi jika besar kenaikan iuran BPJS Kesehatan mencapai Rp 160.000 per bulan.

"Saya khawatir, satu akan terjadi tunggakan iuran yang semakin besar. Padahal per tanggal 31 Juni kemarin, besar tunggakan untuk peserta mandiri saja Rp 2,4 triliun, untuk iuran satu bulan," ujarnya dilansir dari detikHealth, Rabu (28/8/2019).

Dampak yang kedua, karena tingginya kenaikan iuran untuk kelas I dan II, Timboel mengkhawatirkan adanya perpindahan kelas peserta menjadi kelas III. Jika itu terjadi, maka potensi yang diterima peserta kelas I pun akan hilang.

"Peserta banyak yang tidak bayar, banyak peserta yang dinonaktifkan, maka tunggakan akan semakin besar. Mungkin nanti yang tadinya Rp 2,4 triliun mungkin bisa Rp 6-7 triliun," tandasnya.


Tekait defisit keuanga bpjs yang sampai 16 triliun terutama menutup biaya bps dengan bea cukai rokok dirut BPJS, fachmi idris mengatakan bahwa Peyebab defisit adalah karena iuarannya belum sesuai dengan hitungan atuaria/Hitungan keekonomian atau hitungan akademi. 

BPJS Kesehatan menggunakan sistem keuangan berimbang. Besaran pemasukan setara dengan besaran pengeluaran. Untuk mencegah defisit keuangan tahun ini manajemen akan melakukan efisiensi.

Dana lain untuk menutupi defisit BPJS kesehatan akan berasal dari cukai rokok. 50% cukai rokok akan digunakan untuk layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan memang memiliki potensi menderita defisit setiap tahun. Pasalnya, besaran iuran tidak bisa menutupi rata-rata biaya peserta.


@2019-alf
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Iuran BPJS Kesehatan Naik Jadi Rp 160.000 Per Orang Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan