728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Selasa, 20 Agustus 2019

Kerusuhan Di Monokwari Buntut Dari Penangkapan Warga Papua di Surabaya



SulselNews.Online-Kerusuhan terjadi hari ini di Papua Barat.  Lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan di Kota Manokwari, Papua Barat, macet total. Keusuhan ini disebabkan adanya demonstrasi memprotes insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa hari lalu.

Berdasrkan video yang beredar dan informasi yang didapatkan SulselNews.Online dari tempat kejadian, sejumlah ruas jalan di Manokwari terutama Jalan Yos Sudarso diblokade massa. Aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh total.  Hampir semua toko-toko tertutup. 


Selain para warga yang marah dan memblokade juga jalan, warga juga terlihat menebang pohon dan membakar ban di jalan raya. Beberapa ruas jalan yang di blokade diantaranya Jalan Yos Sudarso, Jalan Trikora Wosi dan Jalan Manunggal Amban di Distrik Manokwari Barat.


Menurut informasi dari warga papua mereka mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Papua terhadap insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Dia mengatakan aksi ini agar pemerintah cepat menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.



Dari keterangan berbagai pihak warga dan juga dari video youtube yang beredar di Medsos bahwa pembakaran dilakukan oleh warga di sejumlah fasilitas, termasuk Gedung DPRD Provinsi Papua Barat juga ikut dibakar massa.  Terlihat mobil dinas dan ruangan kantor DPRD ikut menjadi ludes.

Terdengar kabar bahwa agar keturunan dan warga pendatang tak berani keluar rumah di Manokwari. Warga setempat berusaha menghindari provokasi. Sementara sejumlah warga dari luar Papua melindungi diri. Dia mendapat imbauan itu dari aparat setempat dan sejumlah rekan. Di pusat kota, warga diimbau jangan keluar toko 

"Untuk sementara masyarakat dilarang keluar rumah, apalagi yang pendatang, Mereka sudah dapat instruksi agar untuk sementara menghindari kerumunan massa (di Manokwari) apalagi terdengar issu bahwa orang-orang dari jawa khususnya surabaya dan malang akan di swiping," kata Wawan salah seorang warga  yang sempat dimintai pandangan mata melalui hp..


Namun menurutnya situasi saat ini menjelang sore telah mulai kondusip. Hingga kini pihak keamanan terus melakukan pemantauan. 


Sebelumnya, situasi mencekam terjadi di Asrama Papua, Surabaya. Sebanyak 43 mahasiswa Papua dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya. Mereka diangkut paksa oleh sejumlah aparat kepolisian dari asrama yang mereka tempati di Jalan Kalasan, Surabaya. Namun kini mereka telah dipulangkan aparat.


Wakil Gubernur Papua Barat bersama dengan Kapolda dan Pangdam bertemu dengan pimpinan dan perwakilan dari massa aksi.  Negosiasi dengan para pengunjuk rasa di Manokwari masih dilakukan. Negosiasi dilakukan Wagub Papua Barat, Kapolda dan Pangdam.                               

Sementra itu ditempat terpisah warga di Kota Jayapura, Papua, turun ke jalan untuk memprotes aksi penangkapan 43 mahasiswa asal Papua di Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/08/2019).
Dari pantauan di lapangan, setidaknya titik kumpul massa menyebar di beberapa titik, mulai dari Perumnas 3, Expo Waena dan Abepura.
Massa yang menggunakan kendaraan bermotor dan berjalan kaki berkumpul di Abepura dan selanjutnya bergerak menuju kawasan kota dengan titik akhir di Kantor Gubernur Papua.


Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes AM Kamal memastikan aparat kepolisian telah siap mengawal massa yang ingin menyampaikan aspirasi ke DPR Papua dan Kantor Gubernur Papua.
Kamal juga mengimbau massa untuk tidak terpancing dan melakukan aksi perusakan, seperti yang dilakukan massa di Manokwari, Papua Barat.

Polisi menyebut kondisi di Jayapura, Papua, kondusif saat massa longmarch menuju kantor gubernur. Polisi mengawal massa yang mulanya berkumpul di tiga titik.

"Situasi kondusif. Kita sudah lakukan komunikasi dengan koordinator lapangan, mereka sudah dalam perjalanan ke kantor gubernur," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dikutif news.detik.com, Senin (19/8/2019).

Sebelum longmarch ke kantor gubernur Papua, massa berkumpul di Waena, Abepura dan Jalan Dok 9. Massa menurut polisi ingin menyampaikan aspirasi terkait peristiwa mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur.

Red: Ams
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Kerusuhan Di Monokwari Buntut Dari Penangkapan Warga Papua di Surabaya Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan