728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Sabtu, 31 Agustus 2019

Kronologi Pembakaran Gedung MRP Papua


MRP Papua dibakar

SulselNews.Online-Dilansir dari suara.com  Kronologi Pembakaran Gedung MRP Abepura Papua Versi Polisi mengungkapkan kronologi pembakaran kantor Majelis Rakyat Papua atau MRP di Kotaraja, Distrik Abepura, Papua pada Kamis (29/8/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, massa unjuk rasa menolak rasisme awalnya ingin bertemu dewan adat setempat. Namun, sejumlah anggota dewan sedang melaksanakan kunjungan kerja sehingga tidak bisa ditemui.

"Massa mencoba untuk menemui masyarakat dewan adat, namun demikian, kebetulan beberapa anggota MRP sedang melakukan kunjungan kerja, kosong," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Akibatnya, polisi menduga massa meluapkan kekecewaannya dengan merusak dan membakar bagian belakang kantor MRP hingga merembet ke bagian depan.

"Karena kosong, mungkin massa kecewa, makanya dia melakukan perusakan, pembakaran, di belakang (kantor) terus merembet (ke Gedung MRP)," jelasnya.


Dedi mengklaim hingga Kamis (29/8/2019) belum ada korban jiwa baik dari pihak aparat maupun dari masyarakat.

"Sampai dengan hari ini (Kamis, 29/8/2019) update, tidak ada korban dari aparat maupun dari masyarakat. Karena memang awalnya kondusif," kata Dedi.

Terkait dengan pengibaran bendera Bintang Kejora, Dedi memastikan setiap aksi pengibaran bendera Bintang Kejora akan langsung ditindak oleh jajaran Polda Metro Jaya. Sebab pengibaran  bendera yang sering digunakan oleh kelompok Operasi Papua Merdeka (OPM) tersebut memang terindikasi pelanggaran pidana.

"Langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polda Metro Jaya karena memang ada pelanggaran unsur pidananya yang diatur dalam KUHP," kata Dedi di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8) malam ketika ditemui poara awak media

Menurut Dedi jika merujuk pada aturan KUHP, pengibaran bendera Bintang Kejora bisa dijerat dengan Pasal 106, Pasal 107, atau Pasal 108.

Dalam KUHP Pasal 106 mengatur tentang makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian wilayah negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian wilayah negara dari yang lain, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.


@2019: Alf
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Kronologi Pembakaran Gedung MRP Papua Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan