728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Jumat, 02 Agustus 2019

Tersangka Dokter Gadungan Di Kab. Bone Melarikan Diri


SulselNews-Disinyalir lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di Kabupaten Bone menyebabkan, Emyza salah satu tersangka dokter gadungan melarikan diri, hingga saat ini pihak Kepolisian masih sulit melacak keberadaan tersangka. Bahkan disebut-sebut saat ini tersangka berada di Negara Tetangga, (Malaysia) bersama keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muh. Pahrun mengatakan pihaknya saat ini telah melakukan pencarian asal Kelahiran tersangka di Kabupaten Enrekang, namun tidak berhasil diketemukan.

"Kami sudah perintahkan unit untuk melalukan pencarian hingga beberapa kabupaten, termasuk di tempat kelahirannya (Enrekang) dan juga keberadaan terakhir di Kota Pare-pare, namun berhasil ditemukan," kata Iptu Muh. Pahrun, Senin (29/07/2019).

Sementara terkait dugaan keberadaan tersangka di Negeri Jiran, Pahrun tidak membantah hal itu, ia mengatakan saat ini telah bekerjasama dengan Polda Sul-sel untuk mencari tersangka.

"Olehnya kami bekerjasama dengan Polda untuk mencari tersangka," lanjutnya.

Salah satu Pakar Hukum Pidana UMI, Prof Hambali Thalib  mengatakan bahwa kasus seperti ini sudah harus menjadi atensi dari penegak hukum karena jelas merugikan banyak orang. Jangan sampai ada persekongkolan dengan aparat kalau memang tidak ada keterangan yang jelas. Atau ada kemungkinan apakah sengaja lari, disuruh lari, atau diberi ruang untuk lari.


Dan petugas yang harus dimintai tanggung jawab. Mulai dari penyidik hingga kapolres, karena menurut dia yang paling tahu mengenai penahanan dilanjutkan atau ditangguhkan itu adalah pihak kepolisian dan hukumannya itu tidak gugur,  Polisi harus dimintai tanggung jawab. Diperiksa oleh atasannya. Jangan sampai ada persekongkolan atau memang lalai sehingga orang itu bisa melarikan diri

Menurut penelusuran SulselNews tentang informasi fakta dalam kasus pidana seperti yang diberi penangguhan ini, orang yang paling bertanggung jawab adalah Orang-orang yang menjamin penangguhan, seperti kuasa hukum, kerabat atau keluarga selaku pemohon penangguhan dan tentunya pihak kepolisian sendiri sebagai aparatur penegak hukum yang tentu banyak tahu bisa tidaknya tersangka diberikan penangguhan atau tidak.

Sebelumnya, Kasus ini telah bergulir sejak (19/02/2019) lalu, saat itu polisi berhasil mengamankan kedua tersangka bersama barang bukti. Namun karena penegakan hukum di pihak Kepolisian diduga melempem, hingga akhirnya tersangka (Emyza) melarikan diri. Polres Bone dinilai setengah-setengah mengusut kasus dokter gadungan yang telah merugikan banyak orang. Sebab, dua tersangka kasus tersebut penahanannya ditangguhkan dan sekarang salah satu diantaranya menghilang.

Penahanan dokter Amyza Tomme (36) dan asistennya, Rini Hadriyani (32) ditangguhkan sejak 13 Maret 2019. Penangguhan penahanan kedua tersangka berdasarkan permohonan oleh kerabat bernama Syahrul dan kuasa hukum yakni, Aminuddin dan Guntur

Alasan penangguhan karena ingin keluar berobat, dan diketahui tersangka dokter gadungan melarikan diri pada (01/07/2019) lalu, setelah pihak Kepolisian melakukan penangguhan terhadap kedua tersangka, Rini dan Emyza, namun Emysa sampai sekarang tak kunjung datang melapor. Sebelum menghilang, dokter gadungan itu ke Parepare dan Enrekang izin. 



Pihak kepeolisin Kab. Bone mengaku akan terus berupaya mencari informasi keberadaan tersangka dan akan menangkapnya kembali untuk diproses lebih lanjut.  Terkait dugaan keberadaan tersangka di Negeri Jiran, Pihak Kepolisian tidak membantah hal itu, ia mengatakan saat ini telah bekerjasama dengan Polda Sul-sel untuk mencari tersangka, dan meminta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaanya untuk memberi informasi kepada pihak kepolisian.



Red. Salf


loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Tersangka Dokter Gadungan Di Kab. Bone Melarikan Diri Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan