728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Rabu, 04 September 2019

Aktivis Papua, Veronica Dituduh Penyebar Fitnah dan Provokasi



SulselNews.Online-Setelah aktifis FKKPI, Tri Susanti ditetapkan jadi tersangka pada Rabu 28/8/19 kini Polda Jawa Timur kembali menetapkan aktivis Papua Veronica Koman sebagai tersangka provokasi di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur. Veronica diduga aktif melakukan provokasi melalui akun Twitter pribadinya @VeronicaKoman.

Penetapan tersangka melalui hasil gelar perkara yang memutuskan dari bukti-bukti dan hasil pemeriksaan yang menghadirkan saksi Enam orang, tiga saksi dan tiga ahli, kemudian pada akhirnya Veronica Koman ditetapkan sebagai tersangka.

"Hasil gelar memutuskan dari bukti-bukti dan hasil pemeriksaan saksi ada enam, tiga saksi dan tiga ahli, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas nama VK, Veronica Koman," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, kepada awak media di Mapolda Jatim, Rabu (4/9/19).

Disebutkan oleh pihak kepolisian bahwa Veronica ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat aktif menyebarkan informasi di media sosial. Informasi tersebut dinilai sebagai upaya provokasi dan Fitnah untuk memanaskan situasiTerutama yang di Twit lewat akun Twitter pribadinya, terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua. 

Apalagi terkait Cuitan Veronica di Twitter yang dinilai polisi sebagai provokasi yakni soal hoax penangkapan dan penembakan mahasiswa Papua di Surabaya. Menurut informasi bahwa Sebelumnya, veronica dipanggil 2 kali sebagai saksi untuk tersangka Tri Susanti, namun tidak hadir.

Bebeberapa Cuitan Veronica pada Twiter pribadinya sebagai berikut:





  • 17 hours ago


  • 1/9/19 Jayapura, West Papua
    Security forces standing by while non-Papuan civil militia attack at dawn in Kamkey area. On the same morning, Maikel Kareth, 28 y.o. West Papuan student, died of a gunshot wound in this area and 28 others were injured.

    18 hours a




  • 30/8/19 Jayapura, West Papua 8 orang Papua ditarik dari dalam mobil oleh milisi sipil, ditikam, dipanah, dan hampir dibunuh. 


  • Civil militia broke a car and forced 8 West Papuans inside it to get out; then slashed, stabbed, and almost killed them. One in critical condition.

    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dianggap Aktif Provokasi, Veronica Koman Jadi Tersangka Kasus Demo Asrama Papua Surabaya", https://regional.kompas.com/read/2019/09/04/14031821/dianggap-aktif-provokasi-veronica-koman-jadi-tersangka-kasus-demo-asrama.
    Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
    Editor : Khairina

    Sep 1

    1/9/19 Jayapura Asrama Papua diserang warga pendatang; aparat datang. 2 Papua tertembak, 1 meninggal. 28 terluka, 13 dirawat di RS Students' dorm attacked by non-Papuans at dawn; security forces came. 2 Papuans shot, 1 killed. 28 injured, 13 hospitalised

    Aug 31

    31/8/19 Deiyai - Paniai, West Papua 10 orang korban penembakan Deiyai yang masih sedang dirawat di RS dibawa ke kantor polisi. 10 West Papuan victims of the Deiyai ​​shooting who are still being treated at the hospital were taken to the police station.
    31/8/19 Jakarta Seratus lebih mahasiswa Papua solidaritas mau menyerahkan diri sejak kemarin hingga saat ini karena 2 kawannya ditangkap. More than 100 West Papuan students are surrendering themselves to the police in solidarity with their 2 arrested friends since yesterday.
    Pengepungan asrama Papua dan makian “monyet” ke mahasiswa Papua terjadi sudah berulang kali Gelombang protes raksasa dan tuntutan referendum saat ini adalah akumulasi dari tidak diselesaikannya akar konflik sejak dulu Sedangkan insiden Surabaya hanyalah pemantik api dalam sekam
    29/8/29 Deiyai update RS dijaga ketat aparat, warga dilarang mengunjungi yang luka2, pendeta mau datang doa dilarang Security forces imposing lockdown at injured protesters' hospital. Priests visiting to support the wounded were threatened at gunpoint & prohibited from entering



    Telah diketahui sebelumnya, pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya terjadi pada Agustus lalu. Kala itu, warga dan sejumlah anggota ormas mendapat informasi dari media sosial bahwa Bendera Merah Putih dibuang ke selokan air oleh mahasiswa Papua, hingga kemudian, datang pula aparat keamanan. yang sempat membakkan gas air mata ke para Mahasiswa Papua yang saat itu  berada di dalam asrama. Itu dilakukan kepolisian agar para mahasiswa keluar dari asrama dan menjalani pemeriksaan.  Beberapa jam kemudian para Mahasiswa menyerah dan digiring ke Polda Jatim, namun para mahasiswa dipulangkan kembali ke asrama tanpa penahanan.

    Insiden pengepungan itu juga diwarnai oleh pernyataan rasialisme yang menyebutkan kata Monyet yang  Videonya beredar di media sosial.  Ujaran rasialisme itulah yang disebut-sebut memicu aksi protes Masyarakat Papua di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat.  Mereka meminta agar oknum yang melontarkan ujaran rasialisme diusut setuntas-tuntasnya.


    Dalam aksi itu, kerusuhan pun meledak yang memakan Korban Jiwa dan Harta. Puluhan Pasilitas Umum dibakar Massa Demonstran, demikian juka kendaraan roda Dua dan Empat turut dibakar.  Polisi telah menetapkan Puluhan diantarnya sebegai tersangka pelaku kerusuhan dan juga tuduhan Makar.

    @2019- Her
    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Aktivis Papua, Veronica Dituduh Penyebar Fitnah dan Provokasi Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan