728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Minggu, 15 September 2019

Harga Rokok Naik 35%, Saatnya Anda Berhenti Merokok




SulselNews.Online-Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepakat untuk menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen tahun depan. Kenaikan tarif cukai membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan meningkat 35 persen dari harga jual saat ini yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020

Hal ini diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai rapat terbatas bersama Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) serta para menteri Kabinet Kerja lain. Rapat terbatas dilangsungkan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (13/9).

"Kami memutuskan bahwa kenaikan ditetapkan sebesar 23 persen untuk tarif cukainya dan 35 persen untuk harga jualnya. Ini akan disampaikan di PMK untuk average-nya 23 persen tarif cukai dan 35 persen untuk harga jual," ujar Sri Mulyani didepan awak media.


Sri Mulyani mengatakan keputusan kenaikan tarif cukai dan harga rata-rata rokok eceran sudah final dan akan dituangkan dalam peraturan menteri keuangan (PMK). Kendati begitu, pelaku industri bisa mulai memesan pita cukai kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan dalam waktu dekat, tepatnya pada masa transisi pemberlakuan aturan baru. 

Bendahara Negara mengatakan keputusan tarif final cukai dan harga jual eceran sudah mempertimbangkan banyak hal. Pertama, dari sisi peningkatan jumlah perokok di Indonesia.

Data Kementerian Keuangan mencatat jumlah perokok meningkat di kalangan perempuan dari 2,5 persen menjadi 4,8 persen pada akhir tahun lalu. Begitu pula dengan perokok kalangan anak, naik dari 7 persen menjadi 9 persen.

Kedua, dari sisi keberadaan industri rokok ilegal. Sri Mulyani  menyebutkan kenaikan tarif cukai yang terlalu tinggi bisa memicu kesuburan industri rokok ilegal.

Sebab, rokok berpita cukai yang cenderung meningkat harganya akan membuat perokok mencari rokok yang lebih murah. Salah satunya rokok ilegal yang tidak berpita cukai alias selama ini yang tidak menyetor pungutan kepada negara.

"DJBC sudah menurunkan rokok ilegal menjadi hanya 3 persen. Tapi kalau (cukai dan harga rokok) naik tinggi, ini akan membuat insentif bagi para pelaku rokok ilegal untuk meningkatkan produksinya," jelasnya.

Sri Mulyani juga mengklaim keputusan pemerintah sudah mempertimbangkan berbagai implikasi di sektor-sektor lain, misalnya perkebunan tembakau, industri, kesehatan, ketenagakerjaan, dan lain-lain.


Kepala Sub Direktotat Publikasi dan Komunikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Deni Surjantoro mengatakan, kenaikan HJE rokok yang disampaikan menkeu merupakan harga rata-rata.

Deni memastikan, kenaikan HJE rokok secara tidak langsung akan mengerek naik harga rokok yang dijual di pasaran saat cukai rokok berlaku. Namun, sampai saat ini pemerintah belum menetapkan kisaran HJE.

Ada 3 alasan mengapa pemerintah menaikkan cukai rokok dan haerga jual rokok yakni untuk mengurangi konsumsi, kedua mengatur industrinya, ketiga penerimaan negara

Menekan konsumsi khususnya dari kalangan perempuan dan anak-anak remaja. Tercatat, ada tren peningkatan konsumsi dari kalangan perempuan menjadi 9% dari yang sebelumnya 7%. Sedangkan anak-anak remaja tren pertumbuhannya menjadi 4,8% dari 2,5%.

Membasmi peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa pita cukai yang dijual sangat murah. Kemudian diharapkan dengan kenaikan tersebut penerimaan penghasilan negara tetap terjaga dari hasil nila pajak tembakau.

Dengan kenaikan rokok tentu akan menguntungkan kesehatan para pecandu nicotin.  Alih-alih para pecandu kemungkinan besar akan berhenti merokok dengan alasan tak sanggup untuk membelinya.  
Dengan asumsi lain, Harga Rokok Naik, Saatnya berhenti untuk merokok.

Apalagi untuk beralih menggunakan Vape, menurut ahli kesehatan, penggunaan Vape atau rokok elektric sama bahayanya dengan Menggunakan Tembakau.

@2019; Alf
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Harga Rokok Naik 35%, Saatnya Anda Berhenti Merokok Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan