728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Minggu, 17 November 2019

Ternyata Korban AF adalah Ponakan Alumni Mapala UMI (Angkatan Beruang)


 (Keluarga Korban AF) Andi Pandita Petta Guri dan Andi Susi
RS-02iNDONESIA.Com-Salah seorang personil Alumni Mapala UMI, Andi Susi mengaku korban AF dalam peristiwa insiden pembunuhan di Cafe Bos Universitas Muslim Indonesia 12/11/19 lalu adalah ponakan langsung darinya.  Ini terungkap ketika mengunggahnya disalah satu Group WhatssApp yang screnshotnya beredar di medsos.  Ketika kami menghubungi 16/11/19, Pegawai salah satu ASN di Sultra tersebut menyatakan kebenaran info itu.

"Iye benar, korban itu adalah Anureku Kasi' (ponakanku kasian)," ungkapnya

Andi Susi sebagai pihak keluarga korban merasa sangat bersedih dengan peristiwa tersebut, ia juga mengharap pihak pelaku dihukum sesuai perbuatannya, apalagi dilakukan dengan berencana yang melibatkan banyak orang.  

Disamping itu, Andi juga merasa bersedih karena dilain sisi Mapala UMI dituduh terlibat sebagai Pelaku sementara ia juga adalah Alumni Mapala UMI tahun 1990 angkatan Beruang, Andi Susi pun berharap jika Mapala UMI memang tidak terlibat dalam kasus itu setidaknya melakukan langkah Hukum karena itu adalah itu jalan terbaik menurutnya. 

"Kami sebagai pihak keluarga Korban merasa sangat bersedih, jadi pelakunya harus diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya, semakin bertambah  kesedihanku karena Mapala UMI dituding terlibat sementara saya juga mantan Anggota Mapala UMI tahun 90 angkatan Beruang.  Mengenai tudingan Mapala terlibat, sebaiknya Mapala UMI melakukan langkah Hukum jika memang merasa di Fitnah," kesahnya

Dalam pernyataan himbauannya yang diunggah melalui WhatsApp mengungkap bahwa "Sebagai Eks Mapala UMI merasa ikut bertanggung jawab untuk membersihkan nama besar Mapala UMI Makassar.  Olehnya itu sebagai keluarga saya telah melakukan upaya-upaya, salah satunya meredam amarah saya pribadi dan keluarga besar kami setelah kejadian untuk tidak terprovokasi dengan informasi yang belum jelas,"

Selain itu, pihak Keluarga korban lainnya, Andi Pandita Petta Guri yang sempat kami hubungi Via telepon, memang telah mengakui bahwa ada eks Mapala UMI juga keluarga korban. Ia membenarkan jika Andi Susi adalah sepupunya.  Bapaknya dengan Bapaknya Andi Susi adalah sepupu sekali sementara orang tua Korban juga bersepupu.

"Iye, benar. Andi Susi itu sepupu saya, orang tuanya dan orang tua saya sepupu, bapaknya si korban juga bersepupu," akunya

Andi Pandita untuk saat ini merasa belum puas dengan tertangkapnya 3 orang pelaku penganiayaan Ponakannya itu. Mestinya semuanya harus ditangkap karena pelakunya sesuai dengan video cctv yang beredar ada lebih dari 10 orang.  menurutnya insiden tersebut adalah murni perencanaan.

"Kami merasa sangat keberatan, apalagi pelakunya belum ditangkap semua.  kenapa cuman 3 orang sementara video ada puluhan orang yang terlibat. Ini murni perencanaan," ungkapnya

Andi Ollo sapaan Andi Pandita, menghimbau kepada pihak berwajib untuk ditangani dengan serius dan mengusutnya dengan tuntas, sebagai negara hukum layaknya diusut sampai akar-akarnya agar tak terulang lagi peristiwa menyedihkan itu.

"Saya harap pihak berwajib menagani kasus ini dengan serius, usut sampai akar-akarnya, sampai tuntas, negara kita kan negara hukum, agar peristiwa yang menyedihkan itu tak terulang lagi" katanya

Menanggapi peritiwa tersebut dengan motif dendam, Andi Ollo Peta Guri mengaku itu adalah kesalahan pihak Rektor yang tidak mengantisipasi sebelumnya.  

Sebagaimana diketahui sebelum peristiwa penikaman yang menimbulkan korban jiwa di Cafe Bos Universitas Muslim Indonesia tanggal 12 November 2019, telah terjadi adu jotos dan penikaman oleh kelompok AF terhadap Kelompok F (pelaku saat ini), oleh karena pihak Rektor tidak menyelesaikannya maka terjadilah peristiwa pembunuhan akibat dendam peristiwa 28/11/19.

"Ini kesalahan Rektor, Rektor yang harus bertanggung jawab, karena mengapa tidak menyelesaikannya saat itu juga, kan bisa semuanya dipanggil, baik itu Organda Lamellong-Bone, Mapala, Ikmil-Luwu untuk diberi peringatan agar tidak mengulanginya lagi, cuman dia diamkan, bagaimanami kalau sudah begini ? seandainya pihak Rektor cepat mengambil tindakan kemungkinan peristiwa ini tidak terjadi," keluhnya

Lebih lanjut Petta Guri berharap agar kasus ini terbuka dengan terang-terangan jika kasus ini sudah tuntas, sebagai keluarga Korban akan merasa puas.  Ia berharap agar masalah ini jangan ada yang ditutupi meskipun orang dalam (Biokrtat UMI sebagai Provokator-red) ada yang terlibat.  Petta Guri mengaku tak ingin lagi ada korban berikutnya karena ulah sekelompok orang.  Jika kasus tersebut tidak tuntas Andi Pandita mengancam kalau pihaknya akan keberatan.

"yang kita pikirkan jangan sampai ada lagi korban dibelakangnya, kasihan.  makanya kasus ini harus tuntas, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi, karena jika tidak, kami dari pihak keluarga akan keberatan," pinginnya.

Sampai saat ini Peristiwa pembunuhan dikampus UMI, Makassar Sulawesi selatan telah tercatat baru 3 tersangka yang diciduk pihak kepolisian.  Polisi masih memburu pelaku lainnya yang diperkirakan jumlahnya puluhan orang.

@2019; Rs
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Ternyata Korban AF adalah Ponakan Alumni Mapala UMI (Angkatan Beruang) Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan