728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Selasa, 24 Desember 2019

4 Passobis Tertangkap Lagi, di Sidrap, Pare-pare dan Wajo


RS-02-Terdengar banyak desas desus warga bahwa istilah penipuan online di Sulawesi Selatan yang disebut 'PaSSobis" itu banyak terindikasi di tiga daerah yakni Wajo, Sidrap dan Pare-pare. Bahkan baru-baru ini dibulan November 2019 Komplotan passobis asal Sidrap sukses menipu seorang perwira polisi yang bertugas di bagian keuangan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, hingga Rp150 Juta. Bukan kebetulan, melainkan sudah menjadi target. Modusnya, pelaku pura-pura menjadi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel.

Berikutnya Sabtu (7/12/19) Penyidik bareskrim Polri menangkap
Empat tersangka kasus sindikat penipuan  pinjaman daring (online) dan akses ilegal di Sulawesi Selatan. Mereka ditangkap pada di tiga lokasi berbeda, yakni di Pare-pare, Wajo dan Sidrap.

Kali ini para pelaku Passobis itu melakukan penipuan daring dengan berbagai modus berupa investasi ringgit, jual beli daring, jual beli alat-alat elektronik, jual beli alat musik dan jual beli garmen.

Kasus ini terungkap setelah PT Finaccel Digital Indonesia (Kredivo) yang menjadi korban, melapor ke polisi. Kasubdit II Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Rickynaldo Chairul menyebutkan Keempat pelaku, antara lain: Rahman (28), Sandi (25), Herman (34), dan Taufik (32).
Keempatnya merupakan warga Pare-pare.

Mereka memiliki perannya masing-masing dalam kasus ini. Rahman berperan sebagai pengirim SMS secara acak. Sandi berperan sebagai bendahara yang mengumpulkan uang hasil kejahatan. Sementara tersangka Herman dan Taufik perannya sebagai pemasaran alias marketing yang berkomunikasi langsung dengan korban untuk meyakinkan bisnis haramnya.

"Pelaku mengirim SMS ke 50 ribu nomor secara acak," ujar Rickynaldo di Mabes Polri, Senin (23/12/19).

Dalam aksinya, sindikat ini mengirimkan SMS blast berisi tawaran penambahan limit pinjaman, dengan mengatasnamakan Kredivo kepada para nasabah Kredivo. Selanjutnya pelaku meminta username dan password nasabah Kredivo.

Ricky menjelaskan, aksi komplotan tersebut melakukan penipuan terhadap PT FDI. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku mengatasnamakan pekerja perusahaan Kredivo, PT Finaccel Digital Indonesia (FDI).

Para pelaku tersebut mengirimkan SMS blasting melalui sim card yang terpasang di 94 buah modem ke nasabah PT FDI dengan mengirimkan sejumlah penawaran misalnya penawaran investasi mata uang asing, pembelian barang online, investasi elektronik, alat musik, hingga penambahan limit pinjaman mencapai Rp 30 juta hingga Rp 50 juta.

Setelah mendapatkan username dan password, akun milik korban kemudian diambil alih pelaku dan digunakan untuk melakukan pembelian di beberapa market place secara daring.

"PT FinAccel Digital Indonesia merasa dirugikan karena pembelian tersebut tidak dibayarkan oleh pemilik akun yang sebenarnya. Karena pemilik akun asli tidak pernah bertransaksi," ujarnya.

Dalam kasus ini, Kredivo mengalami kerugian hingga Rp.500 juta. Menurut pengakuan pelaku motif aksin kejahatan yang dilakukan adalah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Sejumlah barang bukti yang disita dalam kasus ini antara lain 13 ponsel, enam laptop, lima port usb, 94 modem berisi nomor ponsel, 254 simcard berbagai provider, uang Rp4,5 juta, router merk Nokia, dua KTP dan lima kartu ATM debit. Dari keseluruhan barang bukti yang disita, aset mereka (pelaku) kurang lebih Rp100 juta.

Sementara omset yang dihasilkan dari aksi pelaku mencapai Rp100 juta hingga Rp200 juta per bulan. Mereka sudah melakukan aksinya Tiga hingga Empat tahun.

Para pelaku sudah berkecimpung dalam dunia kejahatan siber sejak 3 hingga 4 tahun terakhir. Saat ini penyidik sedang mengejar RH yang diduga bos dari kelompok tersebut.

Keempat tersangka dijerat Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 dan/atau Pasal 46 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara.



@2019: Hd
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: 4 Passobis Tertangkap Lagi, di Sidrap, Pare-pare dan Wajo Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan