728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Senin, 13 Januari 2020

Memanfaatkan RT/RW Jadi Tim Sukses Pilwakot Makassar Itu Pelanggaran




Memanfaatkan RT/RW Jadi Tim Sukses Pilwakot Makassar Itu Pelanggaran


RS-02.Com - Dalam beberapa hari ini, RT/RW menjadi barang rebutan bagi kandidat Calon Walikota Makassar untuk bertarung di pilkada serentak tahun 2020.  Hal ini terungkap dalam diskusi bertema “Pengaruh ORT dan ORW di Pilwalkot Makassar 2020” yang digelar Komunitas Wartawan Politik Sulsel, di Warkop 212 Toddopuli, Minggu (12/1/2020).

Seperti penyampain ketua DPW PSI Sulsel dimuat pada entry SindowNews.Com  13/1/20 yang muncul dalam diskusi yang digelar oleh Komunitas Wartawan Politik Sulsel bertemakan 'Pengaruh Ketua ORT dan ORW di Pilwalkot Makassar 2020'. ketua DPW PSI Sulsel, Fadli Noor, mengatakan bahwa RT/RW adalah sosok yang paling mengenal warganya. Apalagi mereka diangkat dalam satu komunitas yang ada di wilayahnya.

Menurut Fadly Noor, Mereka (RT/RW) paling dekat dengan warganya sehingga paling mudah mempengaruhi pemilih. Sehingga bagi kandidat yang ingin menang, maka merangkul RT dan RW adalah cara yang terbaik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua RS-02 Indonesia, Andi Ms Hersandy, hari ini (3/1/20) mengatakan bahwa sesuai undang-undang pada Pasal 6 ayat (2) Perbawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilu mengatur bahwa Tim Pelaksana dalam kampanye dilarang mengikut-sertakan RT/RW. Pelanggaran atas ketentuan ini dapat dikenai sanksi pidana Pemilu.

Andi juga menjelaskan, secara umum aturan dapat dimaknai bahwa Ketua RT dan/atau RW dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis yakni menjadi tim pelaksana, tim kampanye, dan peserta kampanye, untuk itu jika ada ketua RT dan RW tetap ingin menjadi tim sukses, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari jabatannya.

"Kami yakin, Penindakan atas pelanggaran itu secara teknis akan dilakukan oleh Bawaslu sesuai dengan ketentuan dalam Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu," kata Andi Ms Hersandy.

Andi merasa heran dalam panel diskusi yang berlangsung kemarin itu ada partai yang justru ingin melegalkan keikut sertaan RT/RW menjadi tim sukses,  tapi Andi mengaku memaklumi jika kader partai tersebut baru belajar berpartai dan berpolitik.

"Heranlah jika ada partai yang antusias megatakan RT/RW sangat baik untuk dijadikan tim Sukses karena dekat dengan warga, Tapi saya maklumi kader partai itu, karena mungkin mereka baru belajar politik," katanya

Ditanya mengenai Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) yang rencana akan mengumpulkan seluruh Ketua Organisasi Rukun Tetangga (ORT) dan Organisasi Rukun Warga (ORW) dalam rangka mensosialisasikan visi-misinya membangun Kota Makassar, Andi mengatakan untuk saat ini, itu bukan pelanggaran sebab Appi belum jadi Calon Walikota, akan tetapi bila setelah dia resmi jadi calon Walikota maka Appi tidak boleh melakukan itu, RT/RW tidak punya hak mempengaruhi warga karena jabatan yang diemban.

"Jika ada ketua RT/RW yang mau ikut mendengar Misi dan Visi Appi tentu boleh-boleh saja untuk saat ini, akan tetapi jika telah menjadi Calon Walikota Devinitif, maka Ketua RT/RW tidak boleh hadir dan itu melanggar aturan," jelas Andi

Mantan Wakil Sekretaris Propinsi Sebuah Partai Politik yang diketuai Andi Rudianto Asapa kala itu, juga mengatakan jika Ketua RT dan/atau RW sebagai bagian dari unsur penyelenggara urusan kemasyarakatan yang mendapatkan uang honor/operasional dari keuangan negara harus netral dan tidak terjebak dalam kegiatan politik praktis.

Sebagaimana diungkapkan kemarin, 31 Januari 2020 Appi akan menggelar Silaturahmi dan sosialisasi visi misi kepada seluruh ketua RT/RW yang ada di Kota Makassar, yang akan diselenggarakan di Gedung Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar


@2020:Alf
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Memanfaatkan RT/RW Jadi Tim Sukses Pilwakot Makassar Itu Pelanggaran Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan