728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Sabtu, 29 Februari 2020

Majelis Dzikir Darut Taubah Makassar Menghadirkan Imam Dari Palestina



RS-02.Com -Salah satu ulama dari palestina Syaikh Ibrahim As-Sumairi berkunjung di Majelis Darut Taubah, Makassar Sulawesi Selatan dalam memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Pimpinan Darut Taubah, Firdaus Malie dalam sambutanya pada acara yang berlangsung  hari Kamis malam, 27 pebruari 2019 menekankan pentingnya Merayakan Maulid nabi meski saat ini sudah awal bulan rajab.

“Maulid Nabi Muhammad SAW, bukan hanya dirayakan pada bulan kehadiran Nabi, akan tetapi setiap saat kita pun dapat merayakannya sebagai tanda kecintaan kita terhadap Rasululah,” unkapnya

Selanjutnya tauysiah yang disampaikan syaikh Ibrahim As-Sumairi, dengan menggunakan bahasa arab dan di terjemahkan menggunakan bahasa indonesia. Selama kurang lebih 30 menit, syaikh menguraikan penyegaran lalu syaikh melontarkan kepada jamaah yang hadir mengenai cerita kehadiran Salahuddin Al Ayubi sang pembebasan Baitul Maqdis dan wilayahnya dari tentara salib.



Keturunan Saidina Umar Bin Khatab ini juga bercerita bagaimana Salahuddin dimasa kecil yang ditempa oleh sang orang tua untuk menjadi pemimpin yang hebat, menjadi pembebas tana palestina dari penjajahan orang-orang Eropa Nasrani kala itu.

Seperti kita ketahui sebelumnya berdasarkan sejarah menyebutkan bahwa peristiwa perang salib berlangsung pada bulan Ramadan. Padahal, berdasarkan kalender hijriah, tanggal 4 Juli 1187 bertepatan 16 Rabiul Akhir 583

Salahuddin menjatuhkan mental pasukan Perang Salib., sebelum tiba di Yerusalem, Salahuddin dan pasukannya berhasil menaklukkan kota-kota penting seperti Acre/Akko (10 Juli), Tyrus (14 Juli), Toron (26 Juli), Sidon (29 Juli), Gibelet (4 Agustus), Beirut (6 Agustus), dan Ashkelon (5 September). Minggu, 20 September 1187.

Salahuddin dan pasukannya tiba di Yerusalem. Mereka mendirikan kemah dan mulai melakukan pengepungan. Keesokan harinya, Salahuddin menyerang sisi utara dan barat laut tembok Yerusalem. Namun, kekuatan pasukan perang Salib di Benteng Yerusalem, yang dipimpin Balian dari Ibelin, masih cukup kuat.

Pada 29 September, Salahuddin akhirnya berhasil merobohkan dinding benteng. Pada 2 Oktober, Raja Balian menyerah tanpa syarat. Tanggal ini memiliki makna simbolis bagi Salahuddin dan pasukannya karena bertepatan 27 rajab, hari berlangsungnya peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad.

Setelah  penyerahan kekuasaan yang diambil alih oleh Salahuddin, Salahuddin mengizinkan tentara Salib pergi. Tak ada pembantaian terhadap penduduk setempat seperti saat kota itu ditaklukkan pasukan Perang Salib.

Selanjutnya, pada Tausyiah Abdurrahman As-Sumairi menceritakan bagaimana keadaan wilayah gasa saat ini yang digempur sepanjang hari oleh sionis Israil.

Kesaksiannya, bagaimana warga gasa sungguh menderita, anak-anak terisolir, mereka dikepung dan bom-bom diledakkan setiap malamnya.

Diakhir tausyiahnya, Ibrahim banyak berharap kepada Indonesia dan juga bereterimaksih kepada Indonesia yang telah mendukung perjuangan rakyat Gaza, palestina.



Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Habib Muchsin Al-Habsy, Ketua DPD FPI Sulawesi Selatan, Agussalim Syam, Sekretaris DPD FPI Sulsel,  pengurus Dewan Tanfidzi DPD FPI lainnya, Panglima Laskar FPI Sulsel, Puluhan Laskar FPI, Ketua DPC FPI Rappocini beserta jajarannya, Kapolsek Panakukang, Babinsa, Anggota Dewan dari PKS, Ceo Air Mineral Raumah Plus dan beberapa undangan lainnya.

Diakhir  acara, Syaikh Ibrahim  melelang Shal yang diujungnya dipasangi warna bendera Indonesia dan Palestina sebagai tanda satu ikatan Muslim.  Shal ditawarkan seharga Rp.500.000 sampai Rp. 2.000.000.  Shal yang hanya berjumlah sepuluh buah, habis terjual dan pembelian termahal adalah Rp.5.000.000

Acara maulid Nabi yang diawali dengan pengajian ayat suci Alquran oleh H. Hasan Basri berlangsung sangat meriah yang dihadiri sekitar 300 jamaah yang membludak meski tak mendapatkan tempat duduk, mereka rela berdiri mendengarkan taudsyiah Syaikh Ibrahim As-Sumairi.

@2020: Isw


loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Majelis Dzikir Darut Taubah Makassar Menghadirkan Imam Dari Palestina Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan