728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Minggu, 09 Februari 2020

Viral, Pendukung Jokowi-Ma'ruf Cekik Polisi




RS-02 Indonesia.Com – Setela Pengemudi mobil Agya B.3240 SIH  yang menantang petugas di dekat exit tol Angke 2 Jakarta Barat yang sempat mencekik  polisi kini berhasil ditangkap olek pihak kepolisian setelah videonya viral.

Dikabarkan pula identitas pelaku merupakan pendukung Jokowi-Ma’ruf yang termasuk dalam group Rakyat Militan Jokowi (Romijo). Ia merupakan Sekjen Ramijo yang bernama Tohap Silaban.

Kelompok Ramijo adalah kelompok relawan pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin saat Pilpres 2019 kemarin. Informasi tersebut terpantau dari akun Facebook milik Tohap Silaban, dalam kurang lebih 100 foto dan video  yang telah diposting banyak menyangkut dengan pergerakan tim sukses.  Selain itu Toha juga banyak memposting kelompok Trisakti yang memang  tercatat sebagai pengurus Relawan Keluarga Besar Trisakti (KBT) yang juga mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Selain itu, tohap Silaban juga adalah ketua  kelompok yang menamakan diri Keluarga Besar Kampus Reformasi 98 (KBKR), dan pada 19 Maret 2019 silam KBKR mengadakan Sarasehan Politik Reformasi 98 yang dihadiri oleh para aktivis 98 diantaranya Adian Napitupulu, Sarbini, Bob Randilawe, Elly Salomo, Wahab Talaohu, Sayed Junaedi Rizaldi, Basuki Rahmat, Waluyo Jati dan lain-lain di gedung Usmar Ismail, Jakarta Pusat.

Kelompok ini disinyalir sangat benci dengan Orde Baru bahkan Tokoh reformasi Amin Rais, dianggapnya penumpang Gelap.  Tidak hanya Amin., Tokoh Reformasi yang bersebelahan dengan pemerintah saat ini seperti Fadly Zon, Fahri Hamzah dituduhnya sebagai pembuat arah gerak reformasi seolah-olah berjalan di tempat dan menganggapnya tragis karena menurutnya mereka mereka mengklaim diri adalah para pelaku tokoh reformasi sebenarnya.

Tohap mendapat sorotan lantaran berani bertindak kasar pada polisi lalu lintas, ia mencekik, mendorong, menantang duel dan bahkan mengancam, video yang direkam oleh pihak kepolisian itu sendiri akhirnya viral saat ia mendorong hingga mencekik polisi Bripka Rudy Rustam akibat tak mau ditilang.

Tohap  dilaporkan ke kePolisian Jakarta Barat  usai insiden kekerasan itu dengan sangkaan telah melanggar Pasal 212 KUHP terkait ancaman kekerasan terhadap pihak petugas / pejabat yang bertugas.

Pihak kepolisian menyatakan pengendara mobil bernama Tohap Silaban sudah diamankan di Polres Jakarta Barat. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan.  Video penangkapannyapun beredar di medsos pada 8/2/2020



Setelah ditahan oleh pihak kepolisian Jakarta Barat, silabnuan dengan mengenakan Bajua Warna Orange has tahanan menyatakan Khilap dan meminta Maaf.

“Saya hilaf dan saya menyesal sekali, mohon maaf saya hilaf,” ucap tohap silaban dihadapan para awak media

Dalam pinta maafnya Toha juga berharap atas  khilaf yang dilakukan ada penyesalan dalam dirinya dan itu tidak terjadi lagi.  Katanya buat dia buat semua keluarga itu sangat berkesan, sangat dalam dan menyakitkan buat keluarga dia untuk itu ia menyatakan  menyesal sekali dan itu atas dasar khilaf. Ia juga mengaku akan meminta maaf kepada pihak kepolisian uitamanya yang telah diperlakukan tidak sopan.

Permintaan maaf ini disampaikan setelah tersangka ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2020).  pria yang indentifikasi  bekerja  dibidang yang banyak berkecimpung di biro jasa pengurusan pajak, bidang penawaran jasa perizinan ini hanya tertunduk saat dibawa polisi ke Polres Metro Jakarta Barat.

Dari pemeriksaan sementara, Tohap Silaban mengaku marah dan tak terima karena ditilang oleh petugas lalu lintas Polda Metro Jaya. Menurut polisi, tersangka ditilang karena berhenti di bahu jalan tol untuk menunggu waktu ganjil-genap. Polisi juga menuturkan alasan tersangka menyerang petugas karena emosi.



Sementatara itu Kabid Humas Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus  sesaat setelah Tohap Silaban menyatakan penyesalannya juga memberi keterangan soal kronologis kejadian bahwa kejadian berawal; dari ada petugas yang menghimbau dengan serine untk memberitahukan kepada pengendara-pengendara tersebut untuk segera jalan.

 “sementara yang lain jalan, kendaraan ini (pelaku ini) tak mau jalan.  Bahkan pada saat disamp[aikan teguran oleh Anggota, dia mala melawan anggota,” katanya

Lebih lanjut yusri memberikan gambaran jika video itu viral yang telah disaksikan bagaiman pelaku berupaya untuk mendorong, menyerang, mencekik, anggota pada saat itu, namun anggota kepolisian disebutnya sabar hingga tak melakukan perlawanan.  Sesuai dengan SOP yang ada melanggar tetap ditindak dengan kesabaran pda saat itu.


Yusri juga menerangkan setelah kejadian yang viral dan ramai itu, setelah dapat tilang, pelaku langsung pergi.  Karena viral, para anggota kepolisian merasa tidak terima, mereka melakukan sedimikian rupa untuk melaporkan pelaku ke Polsek Tanjung Duren.


“Dengan kesigapan anggota, dengan kecepatan, tadi malam yam bersangkutan berhasil kita amankan di salah satu kedai Kopy yang ada didaerah Tebet, Jakarta Selatan,” ungkap Yusri


Video tersebut seorang polisi dengan seorang laki-laki melawan petugas lalu lintas jalan raya saat hendak di tilang. setelah diunggah akun  Twiter  Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, Jumat (7/2/2020) sekira pukul 17.20 WIB. Video tersebut 
diabadikan oleh Brigadir Eko Budiarto sementara Polisi yang berada dalam Vodeo tersebut bernama Bripka Rudy Rustam.

@2020: Media


loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Viral, Pendukung Jokowi-Ma'ruf Cekik Polisi Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan