728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Selasa, 07 April 2020

Hindari Covid-19, Dua Mahasiswa Makassar Diisolasi Di Gubuk Empang Karena Mudik


RS.02 - Merebaknya  pandemic wabah Corona (COVID-19)  yang sudah berlansung hamper Sebulan di Indonesia membuat sejumlah masyarakat khusnya  di daerah sangat berhat-hati dan waspada akan penyebaran virus corona.  Berbagai cara dilakukan daerah masing-masing demi mencegah masuknya virus Corona ke daerah mereka.

Salah satu di antara wikayah dipedesaan yang mendadak viral yakni Desa Tappilina, Kecamatan Toppoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, dimana seorang kepala Desa terpaksa mengisolasi dua orang mahasiswa Makassar yang mudik dengan alasan virus corona..

Dua mahasiswa itu diisolasi di sebuah gubuk empang selama 14 hari ke depan. Mereka adalah Dwi Reskia Fajriani Sutandi (26) Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI), UMI Makassar angkatan 2018 serta Tria Buana Lestari Sutandi, Mahasiswa UIN Alaudin, Fakultas Sains & Teknologi, akngakatan 2017.  Mahasiswa ini merupakan kak beradik.

Menurut keterangannya mereka memutuskan mudik ke kampung halamannya karena kampus mereka memperpanjang libur hingga waktu yang tidak ditentukan akibat merebaknya wabah Corona di Makassar, Sulawsi selatan. 

Disebutkan juga sebelum mereka masuk ke kampung untuk bertemu keluarga, mereka harus menerima syarat diisolasi.  Mereka berdua tunduk dan menerima diisolasi disebuah gubuk di sebuah desa dan kecamatan berbeda yang lumayan jauh dari tempat tinggalnya.

Dilansir dari detik news, kedua Mahasiswa tersebut menerima dirinya diisolasi selam 14 hari kedepan dengan alasan memaklumi orang-orang di kampung.

"Saya diminta untuk tinggal di sini dulu selama 14 hari sejak 1 Maret sampai Senin 6 Maret ," kata Dwi Reskia Fajrianti Sutandi melalui telepon, Senin (6/4/2020)

Dwi menjelaskan dirinya sampai saat ini dalam keadaan sehat bersama saudaranya. Dia pun memahami jika mereka harus diisolasi dulu, apalagi orang tuanya adalah panutan dikampung dan menjabat sebagai kepala desa Tappilina.

"Saya rasa sudah tepat juga apa yang diambil orang tuaku, saya di sini tinggal di empang saja, karena dia kepala desa di sana, dia harus jaga warganya juga. Kemudian diberikan contoh sama yang lain, sama warga yang lain, kalau ada mau masuk desa harus tetap seperti ini," jelasnya.

Mereka bercerita jika saat ini menempati gubuk empang sebesar 3 kali 2 meter yang kerap digunakan untuk melihat ikan. Mengenai kebutuhan sehari-hari mereka mendapatkan kiriman makanan dari orang tuanya.

Gubuk empang itu terletak di Desa Kabunung, Kecamatan Karossa, PKab. Mamuju rovinsi Sulawesi Barat. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari desa tempat tinggal keduanya.

Keduanya berharap setelah habis masa isolasinya masyarakat dikampung akan menerima dirinya dengan senang hati dan lapang dada.  Dia juga merasa bangga punya orang tua yang memperlihatkan jiwa kepemimpinannya yang disipilin tanpa membeda-bedakan diantara warga lainnya.


@2020: Media
Foto. Postingan FB: Channel bbb Celebes
loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Hindari Covid-19, Dua Mahasiswa Makassar Diisolasi Di Gubuk Empang Karena Mudik Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan