728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Jumat, 03 Juli 2020

OJK Hadir Untuk Melindungi Konsumen ?



RS.O2 - Keberadaan Otoritas Jasa keuangan atau yang dingkat OJK, Seharusnya  mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat  secara terpadu, independen, dan akuntabel.   

Pernyataan ini diungkapkan Sekretaris Jenderal LIMIT INDONESIA , Moelyadi pada hari Rabu 1 Juli 2020 di Makassar.

“OJK itu  lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, sekalipun itu dari Pejabat pemerintah, Sedangkan peran OJK ditengah Masyarakat, baik itu  fungsi, tugas, dan wewenang dalam  pengaturan, pengawasan, pemeriksaan  bahkan penyidikan di lingkungan  Lembaga Jasa Keuangan,” Kata Moelyadi.

Menurut Moel, Masyarakat atau Konsumen harus tahu dan mengenal betul atas keberadaan lembaga ini, utamanya masyarakat/Konsumen yang telah  menempatkan dananya dan/atau memanfaatkan pelayanan yang tersedia di Lembaga Jasa Keuangan,  antara lain nasabah pada Perbankan, pemodal di Pasar Modal, pemegang polis pada Perasuransian, dan peserta pada Dana Pensiun, yang tentunya baik itu OJK maupun Konsumen jangan coba-coba untuk  melepaskan ketentuan  peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.

Akhir-akhir ini kita banyak disuguhi tentang berita Hilangnya dana masyarakat diberbagai bank, baik itu bank swasta maupun Bank plat merah. Pertanyaan yang muncul, bagaimana dengan peran OJK dalam melindungi Masyarakat yang juga sekaligus Konsumen?

Moelyadi juga mempertanyakan, Apakah Konsumen ketika hilang dana nya di salah satu Bank tidak mengadu ke OJK?, Ataukah OJK nya yang enggan untuk melindungi kepentingan Konsumen,?, Atau mungkin OJK sudah terlalu banyak yang di urusi, sehingga Perlindungan Konsumen terabaikan?, atau mungkin karena Iuran Bank?.

pertanyaan  ini  sejogyanya dijawab oleh OJK tanpa beban, karena yang diketahui oleh Masyarakat, selama 9 Tahun keberadaan OJK itu, telah Trilyunan di biayai dari  Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Plus Iuran dari Lembaga Jasa Keuangan yang diawasi.

Lanjut Aktivis 90 an ini, "Masyarakat Konsumen harus tahu jika ada Pejabat OJK yang tidak melaksanakan Perintah Undang-Undang, utamanya tidak melindungi Konsumen atau merasa diabaikan, saya kira langkah yang pertama adalah, melaporkan Pejabat tersebut kepada pihak  Komite Etik. Karena  Komite Etik dibentuk adalah  merupakan organ yang di bentuk sebagai pendukung Dewan Komisioner yang bertugas mengawasi kepatuhan Dewan Komisioner, pejabat dan pegawai OJK terhadap pelaksanaan kode etik, karena Keberadaan OJK sekalipun tugasnya tidak semata-mata untuk melindungi Konsumen, tetapi dengan  dibentuknya UU OJK, maka  salah satu Pertimbangannya, agar OJK mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat pada sektor jasa keuangan,” jelasnya

Yang jadi pertanyaan Moel. Apakah Tugas Pengawasan OJK dipertanyakan?, tentu, dari beberapa bulan terakhir, Lembaga kami telah menerima pengaduan dari Nasabah yang dana nya hilang di bank Plat merah, setelah nasabah tersebut mengadukan Ke OJK, tidak jelas hasilnya, lalu lembaga ini apa fungsi sebenarnya?

Padahal yang kita ketahui, bahwa  tugas pengawasan OJK sangat dominan atas wewenangnya, selain melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan Konsumen, dan tindakan lain terhadap Lembaga Jasa Keuangan (Bank), pelaku, dan/atau penunjang kegiatan jasa keuangan lainnnya.

Bahkan kata Moel pula, kalau OJK berwenang pula memberikan perintah tertulis kepada Lembaga Jasa Keuangan dan/atau pihak tertentu, menetapkan sanksi administratif terhadap pihak yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan, serta memberikan dan/atau mencabut seperti, izin usaha, izin orang perseorangan, efektifnya pernyataan pendaftaran, surat tanda terdaftar, persetujuan melakukan kegiatan usaha, pengesahan, persetujuan atau penetapan pembubaran Lembaga Jasa Keuangan.

“Oleh karenanya, sangat disayangkan jika kewenangan-kewenangan tersebut tidak dimanfaatkan untuk suatu kebenaran berdasarkan peraturan Perundang Undangan, sebab jika keadaan ini dibiarkan terus-menerus dan para Bank sudah terlalu banyak  merugikan Konsumen  dan tanpa Ada Pembelaan dari pihak OJK, maka lambat laun OJK sendiri akan menuai rentetan Gugatan dari Masyarakat, kemudian jika langkah Gugatan itu ditempuh oleh Konsumen, tentunya beban kerja OJK, pasti semakin berat,” Tutup Moelyadi.

Red:(MMT)

loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: OJK Hadir Untuk Melindungi Konsumen ? Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan