728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Senin, 09 November 2020

FPI Sebut Mahfud MD Berperan Sebagai Buzzer Penyebar Hoax.


RS-02.Com
- Hari ini, Habib Riseq Shihab ke Indonesia.  Ia dan keluarga menumpang dengan menggunakan pesawat milik Saudi Arabia, Saudia Airline dengan nomor penerbangan SV 816 dan akan mendarat di bandara Soekarno Hatta, cengkareng di terminal 3 hari Selasa10 November 2020.

Terkait persiapan yang dilakukan ormas FPI dalam menyambut mantan ketua Umum DPP FPI yang kini menjabat sebagai Imam Besar, Sekretaris Umum, H. Munarman, SH menyatakan jika tak ada persiapan khusus yang dilakukan.  Kata Munarman semuanya berjalan biasa saja sebagaimana layaknya menjemput keluarga yang baru pulang.

“Kami menyambut sebagaimana menyambut keluarga yang pulang,” kata Munarman via WhatsApp (7/11/20).

Disebutkan Munarman, semua penjelasan tentang kedatangan Habib Rizieq Shihab sudah terangkum dan dijelakan dalam sebuah video youtube (Front TV) yang disampaikan langsung oleh HRS sendiri.  Untuk itu ia berharap tak adalagi bumbu-bumbu tentang kedatangan HRS ke Indonesia..

“Dari sini banyak sekali yang bias dijadikan berita, jangan kebanyakan bumbu, mala dak karuan nanti rasanya,” jelas Munarman sambil memberikan link videonya.

Seperti diketahui terkait akan kedatangan HRS di Indonesia terdapat pro dan kontra. Menkopolkumham, Mahfud MD sempat melontarkan pernyataan yang memojokkan HRS dengan menyebut jika HRS akan ke Indonesia karena di Deportasi.

Mahfud MD mengungkapkan hal itu dalam program acara Dua Sisi yang tayang di tvOne dan diunggah di kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (05/11/20).

Menurut Mahfud, soal Habib Rizieq mau pulang atau tidak adalah urusan yang bersangkutan. Pemerintah dalam hal ini tidak boleh menghalangi.

Akan tetapi, sebut Mahfud, beberapa waktu lalu Habib Rizieq yang ingin pulang memang dicekal oleh pemerintah Arab Saudi, bukan oleh pemerintah Indonesia.  Katanya, satu hal yang belum dicabut menurut Mahfud, Habib Rizieq akan dideportasi karena melakukan pelanggaran imigrasi yakni overstay.

Padahal dalam pengumuman kepulangan Habib Rizieq telah menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelanggaran overstay sehingga jika ada pihak yang menyebarkan kabar itu, maka ia akan menuntut ke jalur hukum, Karena itu berarti menuduh dirinya melakukan pelanggaran.  HRS tidak terjerat overstay sama sekali

Munarman dalam acara Dua Sisi juga telah membantah pernyataan Mahfud itu. Katanya Habib Rizieq itu visanya tetap berlaku. Habib Rizieq itu mendapat tiga kali (perpanjangan-red) visanya. Pertama sampai 2017-2018, kemudian 2018 sampai kira-kira pertengahan 2019, kemudian hingga saat ini, jadi kata Munarman, status hukum Habib Rizieq masih berlaku sampai tanggal kepulangannya sehingga tidak overstay.

Selanjutnya kata dia, parah sekali seorang pejabat tinggi negara yang diamanahkan mengelola urusan publik, malah berperan sebagai buzzer penyebar hoax.

Sementara pentolan 212, Haikal Hasan Boras yang biasa disapa Babe Haikal, ketika dikonfiramsi via Handphone, senada dengan Munarman jika penjemputan HRS tidak ada persiapan Khusus dan jadwal tetap seperti semula, tak ada perubahan.

“Tidak ada persiapan khusus, Jadwal tetap tidak berubah,” ungkap Bebe Haikal (8/11/20)

Apakah 212 merasa ada gangguan dari pihak yang kontra agar kedatangan IB tertunda ? Babe hasan mengakui jika keadaan ini banyak yang kontra atas kedatangan HRS ke Indonesia.

“Banyak yang kontra tentang kedatangan beliau,” katanya

Terkait apakah dirinya akan turut ke Bandara Soeta menjempu Habib Rizieq, Ustaz Haekal Hasan mengatakan jika dirinya akan ambil bagian dalam penjemputan itu dengan hadir sendiri di Bandara Soeta. 

“Saya ikut jemput di Soeta,” pungkasnya


@2020: (A.MsH)

loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: FPI Sebut Mahfud MD Berperan Sebagai Buzzer Penyebar Hoax. Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan