728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Jumat, 20 November 2020

GIAT BERKARYA DI MASA PANDEMI COVID-19


Oleh: Dra. Sitti Dahlia Azis

Dalam masa pandemi covid-19 seperti sekarang para siswa SMAN 3 Pinrang tetap dapat menunjukkan karyanya dalam bidang inovasi dan kewirausahaan yaitu dengan inovasi terbaru ciptaan mereka, abon ikan cakalang.

Abon ikan cakalang yang disingkat Bonca mengantar siswa SMAN 3 Pinrang Wahyuni Bakri Pallullu dan Ahmad Musyarraf lolos ketingkat nasional pada ajang lomba Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional yang digelar kementrian pendidikan dan kebudayaan tahun 2020 ini.

Meskipun diera pandemik covid-19 tak menyurutkan siswa yang berlokasi 12 kilometer bagian barat kota Pinrang ini untuk berkarya, bahkan inovasi dalam berwirausaha diikutkan dalam lomba yang digelar rutin oleh Kemendikbud yang biasa disebut FIKSI setara dengan lomba lainnya seperti FL2SN, OSN, O2SN serta berbagai lomba tingkat nasional lainnya.

“Ajang lomba semacam ini menjadi motivasi, penyemangat bagi siswa-siswi SMAN 3 Pinrang untuk tetap berkreasi dan berprestasi sampai ke jenjang yang lebing tinggi.” Saya menanggapi postingan Kepala UPT SMAN 3 Pinrang, Abdul Wahid Nara, S.Pd, M.pd. di Whatshapp grup Info UPT SMAN 3 Pinrang.

Berikan Senyum Jangan Sinis

FIKSI (Festifal Inovasi Kewirausahaan Seluruh Indonesia) telah menggugah semangat para remaja untuk terus berkreasi di berbagai bidang. Bidang apapun tentunya butuh bimbingan dan pembinaan dari para guru dan senior-seniornya.

Karya, kreasi dan prestasi dapat diraih dengan giat dan tekun berlatih. Latihan yang dilakukan dengan tetap ceria. Bergaul tetap saling menghormati  siswa dengan  senior, antara siswa ke gurunya. Perlu sikap tenggang rasa serta penghargaan pada setiap prestasi sekecil apapun. Semangat mereka akan terpancar dari raut wajah yang penuh rasa syukur.

Guru, terutama pembinan KIR (karya ilmiah remaja) sangat berperan  dalam menempa potensi diri yang dimiliki siswa. Mulai dari merencanakan, melaksanakan dan merevisi karya itu.

Kepala UPT SMAN 3 Pinrang Abdul Wahid Nara,. S.Pd, M.Pd  (Wahid Nara Iwa) dan Staf Humas SMAN 3 Pinrang Dra.  Sitti Dahlia Azis II menyatakan rasa syukur atas prestasi siswa (i) kami.

Aktivitas semacam ini akan mengasah kreativitas siswa, dan juga memotivasi warga untuk terus berkreasi dan berprestasi.

Salam ke KPPSI (Komunitas Penggiat Pariwisata Seluruh Indonesia), ketua Adam Kolano Khan, salam semangat ... Ini kami punya kuliner khas daerah, pak

Menghargai Karya Orang Lain

Positif baru ke negatif

Lemparkan kata-kata yang positif saat orang lain menunjukkan karyanya. Dengan sikap tubuh yang mengesankan sambutan hangat. Tak perlu ragu bila Anda ingin menambahkan sedikit ulasan senyum, acungan jempol, tepuk tangan, jabat tangan, dan pelukan erat.

Tunjukkan kesan positif pertama kali. Tanpa harus didahului kritikan atau antipati. Sebab jika hal negatif Anda tunjukkan di awal walau kemudian memberikan pujian, dukungan akan terasa kurang. Penghargaan yang seolah dipaksakan dan tidak sepenuhnya ingin diberikan.

Saran dan kritik yang seimbang

Memberi penghargaan juga memberi saran dan kritik. Apalagi bila ada cacat dan kekurangan yang melekat pada hasil karya. Semata-mata demi perbaikan karya mereka ke depan. Namun berikan saran dan kritik secara seimbang. Tidak melulu menyebut kekurangan, tetapi juga memberikan masukan dan jalan keluar. Opsi solusi yang riil dan bisa ditempuh sesuai kapasitas yang bersangkutan.

Hindari plagiat

Menghargai sepenuh hati juga termasuk mengakui ide-ide yang telah ditorehkan. Tanpa ada ide, sebuah karya akan sulit diwujudkan. Terlebih lagi ide yang original, murni, tanpa harus mendompleng ide-ide yang telah tenar. Selayaknya pula kita tidak meniru ide yang sama. Menjiplak karya tanpa permisi. Atau memilih sikap culas, mengklaim diri sebagai pencipta tunggal pada karya yang sama.

Membeli karyanya

Cara penghargaan lainnya adalah dengan membeli. Misalnya produk yang ditawarkan teman sebagai langkah awal merintis bisnis. Meski barang yang dibeli belum tentu kita butuhkan, namun dengan membeli menjadi bukti apresiasi nyata atas usaha mereka. Atau kita memilih untuk memanfaatkan jasa-jasa yang dipunya.

Kesadaran sebagai Makhluk Sosial

Hidup rukun akan menciptakan kehidupan yang harmonis di antara tiap-tiap individu dan masyarakat. Dapat saling harga menghargai satu sama lain, menghormati perbedaan setiap perbedaan yang ada, dan saling memahami diri tiap-tiap pribadi.

Sebenarnya, penulis sudah sering menemukan orang yang kurang merespon karya yang  disuguhkan. Buku antologi puisi, sertifikat webinar, buku tunggal… tidak ada respon oleh teman sejawat. Dalam hati saya kadang sedih. Mengapa begitu sulit memberi jempol atau sekedar komen dalam postingan. Mungkin mereka kurang menyadari peranan atau andil sebuah komen atau jempol terkait psykologis seorang yang mulai semangat berkreasi.

Ada cukup banyak manfaat menghargai karya orang lain yang sangat baik untuk dilakukan dan dalam ulasan kali ini akan kami jelaskan selengkapnya untuk anda.

1. Memperbaiki Suasana Hati

Para psikolog sudah sejak lama mengatakan bagaimana suasana hati dan cara pandang bisa berubah ketika kita selalu fokus pada hal positif dibandingkan hal hal negatif. Hal ini juga berlaku ketika kita mulai membiasakan diri untuk bisa menghargai hasil karya orang lain seperti manfaat seni lukis. Kita jadi terbiasa untuk berpikir positif mengenai apa saja usaha yang sudah ia lakukan untuk menghasilkan karya tersebut dan pikiran positif tersebut yang nantinya juga bisa membantu kita untuk memperbaiki suasana hati.

2. Memperkaya Hidup

Ketika anda menunjukkan penghargaan atas sesuatu yang sudah dihasilkan oleh orang lain seperti contohnya manfaat apresiasi seni, ini berarti anda tidak hanya bisa meningkatkan kehidupan mereka namun juga memperkaya kehidupan anda sendiri. Anda nantinya bisa merasa lebih puas karena sudah melakukan sesuatu yang bisa membuat orang lain merasa lebih baik.

3. Lebih Bisa Menghargai Orang Lain

Pada saat anda menghargai seperti memberikan pujian yang tulus, kata-kata dorongan dan senyum yang hangat ketika melihat hasil karya orang lain, maka ini akan membuat dunia mereka jauh menjadi lebih baik. Selain itu, anda juga akan membuat mereka merasa lebih dihargai dan berharga atas hasil karya yang sudah mereka lakukan tersebut.

4. Membangun Hubungan Lebih Baik

Pada saat anda menunjukkan penghargaan pada orang lain dengan memperhatikan semua yang sudah mereka lakukan, maka dengan sendirinya mereka juga akan semakin dekat dengan anda layaknya sebuah magnet. Dengan ini, maka proses membangun hubungan bisa dipercepat sekaligus meningkatkan kesan mereka pada diri anda secara menyeluruh.

Adakah kita sudah memenuhi kriteria sebagai manusia yang pandai menghargai karya orang lain? Taka da ruginya buat diri ini bila memberi support kepada orang lain serta ikut berbahagia pada setiap prestasi orang lain. Posisi diri ini dalam lingkungan masyarakat dapat terbaca dari sikap diri menghadapi situasi dan kondisi sekarang ini.

Mari saling mensupport agar Langkah kita semakin ‘tegap’ dalam menjalani hidup yang penuh liku-liku, penuh tantangan yang harus ditaklukkan

Untuk menaklukkan medan juang dalam kehidupan dibutuhkan skill, perlu IPTEK yang tetap berbasis pemahaman religious. Bekerja dan berkreasi yang lebih baik butuh penghargaan, peluang dan support dari senior atau pimpinan.

 Penulis: Staf HUMAS dan Pembina jurnalistik dan fotografer SMAN 3 Pinrang 

loading...
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: GIAT BERKARYA DI MASA PANDEMI COVID-19 Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan