728x90 AdSpace

Info Terkini Rajawali Selatan
Rabu, 03 November 2021

Gawat ! Pedagang Sayur Ditusuk Sajam oleh Preman jadi Tersangka

RS-02.Com - Sorang pedagang sayur di Pasar Pringgan, Kota Medan, berinisial BA ditetap sebagai tersangka, meski pedagang sayur tersebut merupakan korban penganiayaan yang dilakukan seorang preman berinisial BS dengan tikaman. 

Buntut dari kasus ini, usai BA ditetapkan sebagai tersangka, Kapolda Sumut turun tangan dan langsung mencopot Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus.

"Kanit Reskrim sudah kami tarik (copot),"  ungkap Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak kepada awak media, Senin malam (1/11) malam.

RZ Panca membenarkan jika Pencopotan itu dilakukan oleh karena Iptu Irwansyah Sitorus tidak profesional dalam menjalani tugas. Selaku penyidik dalam menangani kasus penganiayaan tersebut mestinya harus objektif dan professional.

"Ini bagian dari tugas jadi penyidik tidak mudah dan itu sebagai risiko," kata Panca.

Selain itu, Panca memberikan himbauan ke masyarakat agar merekatidak segan-segan untuk melaporkan terkait kinerja aparat kepolisian dalam menangani sebuah kasus tindak pidana.

"Saya imbau masyarakat tolong terkait komplain terkait penyidikan bisa langsung datangi ke atasannya. Kami akan terbuka menerima keluhan masyarakat," kata dia.

Kronologis peselisihan BA dan BS berawal dari pertikaian keduanya di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada 9 Agustus 2021 sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibatnya BA terluka oleh BS dengan tusukan senjata tajam. Atas kejadian itu, BS ditetapkan sebagai tersangka oeh penyidik. Namun BS tidak tinggal diam, ia melaporkan balik BA lantaran memukul preman itu dengan besi saat pertikaian terjadi. Dan akhirnya pedagang sayur tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut keterangan BA, saat kejadian itu dirinya sedang menurunkan dagangan dari sebuah mobil. Lantasan beberapa menit kemudian, ia didatangi dua preman yang mengaku dari organisasi kepemudaan dan memalaknya dengan meminta sejumlah uang.

Oleh karena tak diberi uang, BS lantas naik pitam sambil marah-marah kemudian memukul mobil BA. Merkapun terlibat adu saling dorong sambil terjadi saling hantam.

BS yang merasa terdesak mengeluarkn sajam dan langsung menikam BA dengan. BA masih melakukan perlawanan dengan membela diri menggunakan besi kunci roda dan memukul BS beberapa kali.

Dengan kronologis perselisihan hingga penetapan pedagang sayur sebagai tersangka mendapat perhatian serius Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dengan memeriksa Plt Kapolsek Medan Baru, AKP Ulli Lubis, dan Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus.

Kata Kapolda, Pemeriksaan itu dilakukan karena adanya dugaan kesalahan prosedur dalam penanganan kasus tersebut. "Ya benar ada kesalahan prosedur dalam penanganan tersebut. Sehingga saya melakukan evaluasi penanganan itu, melalui tingkat gelar perkara khusus," kata Panca.

Meski pembesar Posel Medan baru diperiksa, kasus saling lapor antara BA dengan BS telah berakhir dengan damai. Perdamaian berlangsung di Mapolrestabes Medan, pada Jumat (29/10/21) sekitar pukul 20.00 wib. Mereka keduanya sepakat untuk tidak memperpanjang kasus saling lapor antar keduanya. Perdamaian ini dimediasi oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko

Dari informsi yang kami dapatkan, premanisme di pasar baru tersebut sering saja terjadi, akan tetapi pra pedagang enggan melaporkan kejadian dan situsai itu lantaran mereka mengaku takut bila dirinya ditetapkan jadi tersangka usai melaporkan para preman tersebut.


Red. (MR) 

 

 

loading...
Next
This is the most recent post.
Posting Lama
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Gawat ! Pedagang Sayur Ditusuk Sajam oleh Preman jadi Tersangka Rating: 5 Reviewed By: Rajawali Selatan